Sebagai orang beragama kita dianjurkan untuk selalu berdoa. Sebelum ataupun sesudah melakukan sesuatu kita juga dianjurkan untuk berdoa dari doa mulai makan sampai doa masuk toilet. Namun ngomong-ngomong soal doa ternyata ada beberapa hal yang salah kaprah terutama oleh kalangan anak-anak muda.
Berdoa Harus Pakai Bahasa Arab
Sebagian orang menganggap bahwa berdoa harus dengan bahasa arab. Katanya biar lebih afdol. Banyak orang yang menolak ditunjuk untuk memimpin doa dengan alasan "nggak tau doanya" (nggak tau doa versi arabnya). Padahal berdoa bisa dengan bahasa apa aja karena Tuhan Maha Tahu. Kalau memang nggak tahu bahasa Arabnya ya pakai bahasa yang kita tahu aja kecuali sholat.
Berdoa atau Menyuruh Tuhan?
Beberapa waktu lalu saya membaca buku karya Agus Mustofa yang judulnya "Berdoa Ataukah Menyuruh Tuhan" saya jadi tersadar kadang-kadang selama ini ketika berdoa justru cenderung mendikte Tuhan. Misal : Tuhan aku ingin ini, aku ingin itu dll...
Berdoa Yang Spesifik
Masih dari bukunya Agus Mustofa. Ada beberapa orang yang beranggapan kalau kita berdoa haruslah menyebutkan yang spesifik agar Tuhan tidak salah dalam mengabulkan. Bukankah Tuhan Maha Tahu apa yang ada di hati kita?. Kalau takut Tuhan salah mengabulkan gara-gara tidak menyebutkan secara spesifik berarti tidak percaya Tuhan Maha Tahu.
Minimal Berdoa
Seringkali waktu sekolah saat ada musibah, ada teman-teman yang berkeliling ke kelas-kelas untuk minta bantuan sumbangan. Biasanya ada yang ngomong gini "Yang sudah memberikan sumbangan saya ucapkan terima kasih, yang tidak minimal bantu dengan doa". Doa dianggap sebagai sesuatu yang minimal ketika tidak mampu memberikan bantuan secara materi. Kadang doa nilainya dianggap lebih kecil dari uang 1000 rupiah. Padahal jika terkabul nilainya dapat lebih besar dari uang yang kita sumbangkan atau bahkan tak ternilai misalnya rasa tenang, bahagia dll. Bukankah rejeki yang kita peroleh salah satunya berkat doa dari orang lain?.
Minta Doanya Ya
Dalam pergaulan sehari-hari kita sering dimintai doa oleh orang lain biasanya dengan kalimat "Doain ya". Pertanyaannya berapa persen kemungkinan kita benar-benar akan mendoakan mereka yang minta didoakan. Seringnya sih lupa, apalagi yang minta doa si mantan hehe. Oleh karena itu sekedar tips aja kalau minta doa ke orang lain, todonglah saat itu juga untuk berdoa supaya sampai rumah nggak lupa...hehehe

Tidak ada komentar:
Posting Komentar